Site Loader

Surabaya, 11 September 2019, Bapak Iwan Benny Purwowidodo, STP selaku founder dari Konsep Karnus mendapat kehormatan dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya untuk menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional Teknologi Pangan 2019 bersama dua pembicara utama lainnya, yaitu Prof. Dr. Ir. Fransiska Rungkat Zakaria, M.Sc dan Dr. Dwi Setyaningsih, STP, M.Si.  Seminar nasional ini diikuti oleh berbagai kalangan dengan jumlah peserta sebanyak 180 orang. Tema yang diusung dalam seminar tersebut adalah “Strategi dan Pengembangan Sektor Pangan Menuju Era Industri 4.0”.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Iwan Benny Purwowidodo menceritakan perjalanannya menjadi seorang Technopreneur hingga menemukan sebuah konsep yang dilatarbelakangi oleh riset yang cukup panjang. Peserta pada seminar tersebut mayoritas adalah mahasiswa, beliau juga menekankan bahwa sektor pangan di Indonesia harus di dukung oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut beliau ungkapkan dikarenakan di era industri sekarang penguasa sektor pangan berasal dari industri asing. Masyarakat Indonesia harus meningkatkan rasa bangga dan percaya diri akan hasil bumi di Indonesia dengan meningkatkan daya jual beli produk-produk lokal. Sangat disayangkan karena era sekarang, Indonesia lebih sering hanya menjadikan jasa penjahit bagi industri asing.

Salah satu strategi dan pengembangan yang dilakukan dalam sektor pangan menuju era industri 4.0 oleh Bapak Iwan Benny adalah membangun pabrik kolagen sapi halal pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara.  Semakin membanggakan lagi bahwa hal tersebut juga didukung karena hasil olahan tersebut diolah kembali untuk diproses menjadi produk yang dikombinasikan dengan hasil bumi Indonesia seperti bekatul, tepung pisang, teh hijau, biji kopi dan lain-lain. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Iwan Benny juga menyampaikan pengembangan sebuah konsep baru tentang metodologi dasar untuk mempelajari cara kerja tubuh manusia sesuai algoritma yang disematkan oleh Sang Maha Pencipta mulai dari aktivitas tingkat sel sampai aktivitas fisik manusia dan hubungannya dengan alam semesta yang diberi nama Konsep Karnus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *