Artikel

Ulkus Duodenum / Duodenal

    Dibaca 146 kali Konsep Karnus Lambung Sakit lambung Diabetes Maag asam lambung GERD

1. Deskripsi Ulkus Duodenum/ Duodenal

Ulkus Duodenum adalah kondisi adanya kelainan pada usus halus yang meliputi duodenum ( usus 12 jari), Jejunum ( usus kosong ) dan ileum (usus penyerapan ) yang mengalami luka akibat ketidak seimbangan antara daya tahan mukosa pelindung usus (faktor defensif) terhadap keberadaan material dari lambung yang tercampur antara makanan+HCl+pepsin  (faktor agresif) dimana faktor agresif lebih dominan dibanding faktor defensifnya sehingga terjadi ketimpangan dan menyebabkan dinding usus mengalami luka (ulkus).  Secara alami, keseimbangan mukosa usus dan material lambung (asam lambung+pepsin+gastrin) mutlak harus seimbang. Namun karena faktor manusianya yang sering menyepelekan kesehatan, mereka tidak sadar telah membuat berbagai kesalahan yang membuat lambungnya sendiri menjadi rentan. Tindakan manusa yang sering melanggar aturan seperti : Tidak makan teratur, sering terlambat makan adalah faktor sepele, namun jika terjadi berulang-ulang dan dalam waktu yang cukup lama, maka akan terjadi gangguan ulkus duodenal. Kondisi lain yang menyebabkan Ulkus Duodenal adalah karena adanya infeksi kuman helicobacter pilory atau infeksi penyakit tiphus yang tidak ditangani dengan baik. Di sisi lain :  efek samping pengobatan dengan penggunaan obat-obat penghilang nyeri ( NSAID, Steroid), obat pengencer darah (aspirin dll) obat-obatan ini dikenal menghambat sintesa prostaglandin, hormon penting yang diperlukan untuk produksi mukosa usus. Jika sintesa prostaglandinnya dihambat maka pembentukan mukosa lambung juga terhambat dan mukosa lambung menjadi sangat tipis dan rentan, tidak bisa menahan agresifitas HCl. Pada tahap lanjut, jika kasus Ulkus duodenum ini tidak tertangani dengan baik maka bisa berkembang ke arah kanker usus dan kanker usus besar.

 

2. Gejala Duodenal Ulcer

Gejala Ulkus duodenum sering diistilahkan dengan istilah Pain-food-relief. Yaitu  awalnya muncul gejala berupa nyeri – kemudian gejala hilang sementara saat sesudah makan, namun kemudian muncul lagi rasa nyeri beberapa saat sesudah makan yang keluhannya muncul secara perlahan, tidak tiba-tiba.

 

3. Penanganan Kasus Duodenal Ulcer

Secara alami ada mekanisme perlindungan usus melalui cairan empedu yang sifatnya basa kuat sebenarnya bisa menyeimbangkan kondisi di dalam usus halus, sifat basa kuat cairan empedu akan menetralkan material dari lambung dengan cara menyeimbangkan pH nya menuju netral,  hal ini bisa berjalan aman jika saluran cairan empedu tidak mengalami gangguan/kendala. Karena secara alami dalam kondisi normal, material makanan dari lambung yang berada di usus halus akan diturunkan derajat iritasinya oleh cairan empedu ini. Namun karena kondisi tertentu karena pola hidup yang salah, kekurangan makanan berserat, kurang konsumsi air, adanya peradangan pada usus dsb. sering berakibat sekresi cairan empedu tidak berjalan sempurna, sehingga kondisi penetralan usus oleh cairan empedu secara alami tidak terjadi dan usus halus tetap mengalami iritasi dan terjadi kelainan Ulkus duodenum.  Prinsip penanganan kasus Ulkus duodenum  adalah menjaga keseimbangan mukosa usus dan material lambung yang tersusun atas makanan yang tercampur +HCl+pepsin+gastrin, mutlak harus seimbang.  Menjaga pikiran positif dengan suasana easy going, rileks serta rutin makan teratur dalam jumlah yang cukup pada setiap periode tertentu dan tidak keseringan terlambat makan adalah hal yang mutlak penting harus dilakukan untuk menunjang keberhasilan penanganan Ulkus duodenum. Di Sisi lain, kebiasaan makan makanan yang tidak berisiko merangsang asam lambung berlebihan seperti jenis makanan pedas, kecut, berlemak dll. Juga sangat membantu dalam menjaga keseimbangan usus. Pengobatan kasus Ulkus Duodenum dengan cara menetralkan dan menghambat HCl dengan obat maag masih sering dilakukan. Kondisi ini memicu terjadinya penyakit yang baru yaitu komplikasi terjadinya banyak penyakit degeneratif dan terhambatnya komunikasi kerja antar sel, antar jaringan dan antar sistem yang membuat target menuju kesehatan optimal sering tidak tercapai. Agar kondisi usus terpelihara dengan baik tanpa terjadinya penyakit baru lainnya, penanganan kasus Ulkus duodenum bisa dilakukan dengan penanganan menggunakan prinsip Konsep Karnus sebagai berikut :

  • TAHAPAN STRATEGI PENCEGAHAN ULKUS DUODENAL (TUKAK USUS) DENGAN KONSEP KARNUS :
  • Makan makanan yang bersih banyak lauk dan bervariasi
  • Makan dan minum tepat waktu dan berhenti makan sebelum kenyang
  • Lakukan pemeliharaan mukosa lambung dengan pemberian nutrisi yang mengandung pati resisten
  • Beri asupan nutrisi lambung dan organ usus dengan asam amino glisin, prolin, hidroksi prolin, dan arginin
  • Beri asupan nutrisi untuk menjaga sirkulasi darah dengan nutrisi yang mengandung antioksidan,tanin dan kolagen serta kaya vitamin.
  • Hindari penetralan asam lambung baik dengan obat maag maupun air alkali
  • TAHAPAN STRATEGI PENGOBATAN DUODENAL ULCER (TUKAK USUS) DENGAN KONSEP KARNUS.
  • Hindari makanan yang memicu terjadinya gangguan Ulkus Duodenum.
  • Hindari terlambat makan dan minum.
  • Rekonstruksi lambung dan usus dengan pemberian nutrisi yang mengandung
  • pati resisten untuk meningkatkan daya tahan mukosa lambung terhadap agresifi-tas HCl dari lambung.
  • Kondisikan pengeluaran Bile salt dengan rutin mengkonsumsi nutrisi yang mengandung cukup serat.
  • Rekonstruksi jaringan otot dinding lambung dengan pemberian nutrisi yang mengandung asam amino glisin, prolin, hidroksi prolin dan arginin.
  • Beri nutrisi yang mengandung antioksidan kuat, terutama yang mengandung tanin dan protein serta berbagai vitamin C,E dan berbagai mineral untuk memperkuat sistem imun tubuh.
  • Jika terpaksa, gunakan obat penetral asam lambung untuk sementara waktu
  • Tanda kesembuhan apabila semua gejala sudah hilang
 

4. Langkah Terapan Konsep Karnus pada Kasus Duodenal Ulcer

  • LANGKAH TERAPAN PENCEGAHAN GASTRITIS :
  • Pastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar harus sudah dimasak dengan air mendidih, cuci buah-buahan dan sayuran hingga benar-benar bersih dan higienis sebelum dimakan.
  • Menu makanan yang disiapkan dengan komposisi : karbohidrat 30%, Lauk pauk 40%, sayuran 15% buah-buahan 15%
  • Jaga kebiasaan makan secara rutin 3-5x sehari dan tidak terlambat makan.
  • Jaga kebiasaan minum air setiap 2 jam sekali dengan total kecukupan air minum 1,5 – 2 liter per hari.
  • Jaga fungsi lambung terjaga optimal dengan mengkonsumsi Nutrisi yang mengandung protein glisin, prolin, hidroksiprolin, arginin dan pati resisten serta cukup serat. Nutrisi ini terdapat di dalam produk Alga Gold Cereal yang cara penyajiannya sebagai berikut :
  • Seduh 1 sachet Alga Gold Cereal dengan air panas mendidih, biarkan hingga hangat dan mengendap, minum airnya sja tanpa ampas
  • Konsumsi sebanyak 1-2x sehari awal minum tanpa ampas sebagai penyesuaian.
  • Jika sudah merasakan nyaman, konsumsi Alga Gold Cereal bisa diminum bersamaan ampasnya sekaligus.
  • Lakukan hal ini setiap hari Alga gold sebagai nutrisi pelengkap pangan fungsional.
  • Jaga kelancaran sirkulasi darah dan cegah gastrinoma, kanker usus besar dengan minum minuman yang mengandung antioksidan, vitamin C, ikatan kompleks hasil perpaduan antara kolagen+teh hijau. Produk ini terdapat di dalam  Alga Tea. Jika menggunakan Algatea maka Cara penyajiannya sebagai berikut :
  • Seduh 1 sachet Algatea dengan air hangat atau air dingin, aduk hingga rata
  • konsumsi sebanyak 1-2x sehari sesudah perut isi (makan) awal minum, jika perut terasa tidak nyaman tanpa maka turunkan takaran pemberiannya menjadi ½ sachet per sajian.
  • Lakukan hal ini setiap hari selama kita menginginkan lambung kita terpelihara sehat.
  • Lengkapi penerapan Pola hidup sehat sesuai Konsep Karnus lainnya yaitu :
  • Makan dengan banyak lauk dan beraneka ragam
  • Berhenti makan sebelum kenyang
  • Usahakan aktifitas fisik rutin secukupnya
  • Jangan lupa berfikir positif dan selalu bersyukur
  • LANGKAH TERAPAN PENGOBATAN ULKUS DUODENAL (TUKAK USUS) DENGAN KONSEP KARNUS:
  • Perlunya pemberian obat antibiotik jika dicurigai adanya infeksi (konsultasi dengan dokter)
  • Stop obat-obatan antinyeri, anti radang tertentu, jika masih memerlukannya ganti dengan obat yang lebih aman untuk lambung (konsultasi dengan dokter).
  • Jika terpaksa karena nyeri akut, boleh diberikan obat maag namun hanya untuk sementara waktu saja.
  • Stop makanan yang pedas, asam dan keras
  • Rekonstruksi lambung dengan Nutrisi yang mengandung protein glisin, prolin, hidroksiprolin, arginin dan pati resisten dan Jaga kelancaran sekresi bile salt dengan pemenuhan nutrisi kaya serat. Nutrisi ini terdapat di dalam produk Alga Gold Cereal. Jika menggunakan Alga gold Cereal maka cara aturanminumnya sebagai berikut :
  • Seduh 1 sachet Alga Gold Cereal dengan air panas mendidih, biarkan hingga hangat dan mengendap, minum airnya saja tanpa ampas
  • konsumsi sebanyak 2-3x sehari awal minum tanpa ampas sebagai penyesuaian.
  • Jika sudah merasakan nyaman, konsumsi Alga Gold Cereal bisa ditingkatkan diminum bersamaan ampasnya sekaligus diminum 2-3x sehari sebelum makan (perut kosong) secara rutin dan teratur selama 3-6 bulan.
  • Segera makan setelah perut terasa lapar, terutama setelah beberapa waktu mengkonsumsi Alga Gold Cereal.
  • Perbaiki kualitas kelancaran sirkulasi darah dan tekan Inisiator penyebab kanker dengan rutin minum minuman yang mengandung antioksidan, vitamin C, ikatan kompleks hasil perpaduan antara kolagen+teh hijau. Produk ini terdapat di dalam  Alga Tea. Jika menggunakan Algatea maka cara penyajiannya sebagai berikut :
  • Seduh 1 sachet Algatea dengan air hangat atau air dingin, aduk hingga rata
  • konsumsi sebanyak 1-3x sehari sesudah perut isi (makan) . Awal minum, jika perut terasa tidak nyaman maka turunkan takaran pemberiannya menjadi ½ sachet per sajian dimulai dari 1x sehari, jika sudah nyaman maka disarankan ditingkatkan dengan  memakai takaran 1 sachet/sajian dengan frekwensi pemberian ditingkatkan menjadi 3-4x sehari..
  • Lakukan hal ini rutin dan disiplin setiap hari selama kurang lebih 1-3 bulan hingga kondisi lambung semakin membaik.
  • Lengkapi dengan penerapan Pola hidup sehat sesuai Konsep Karnus lainnya yaitu :
  • Makan dengan banyak lauk dan beraneka ragam
  • Berhenti makan sebelum kenyang
  • Usahakan aktifitas fisik rutin secukupnya
  • Rutin minum air setiap 2jam sekali, total 1,5 – 2 liter dalam sehari.
  • Jangan lupa berfikir positif dan selalu bersyukur
  • Hindari obat penetral asam lambung dan air alkali dalam jangka panjang.
  • Tanda kesembuhan adalah jika semua keluhan berkurang, makan lebih berselera, Berat badan menuju proporsional dan bisa tidur nyenyak.