Artikel

Paralytic Ileus(Gangguan Usus Tergulung,Terlipat)

    Dibaca 178 kali Konsep Karnus Lambung Sakit lambung Diabetes Maag asam lambung GERD

1. Deskripsi Paralytic Ileus (Gangguan Usus Tergulung,Terlipat)

Adalah gangguan usus yang salurannya tersumbat, sehingga makanan maupun udara di dalam rongga usus terhalang dan menjadi mampet. Jika gangguan sumbatan ini  tidak segera diperbaiki maka dalam beberapa waktu bisa berakibat dinding usus menjadi robek yang bisa berdampak usus mengalami bocor. Ada 2 type penyebab gangguan Illeus yaitu Illeus obstruktif dan paralytic illeus. Illeus obstruktif  adalah kasus tersumbatnya saluran usus yang disebabkan karena adanya peradangan pada pankreas  ( pankreatitis ) pada usus (Gastroenteritis) dan peradangan pada usus buntu, (appendiksitis). Sedangkan Illeus paralytic terjadi akibat ketidakseimbangan elektrolit pada jaringan usus sehingga gerakan peristaltik usus mengalami perlambatan, penurunan bahkan kelumpuhan.  Kasus Paralytic Illeus biasa terjadi pada orang pasca dilakukan operasi besar, yang  sebelumnya mengalami proses bius total. Efek dari bius total ini menyebabkan pergerakan usus melemah bahkan terhenti gerakan peristaltiknya, Oleh karena itu pada orang yang tersadar, mulai siuman dari operasi, dan belum bisa flatus, mereka dilarang makan atau minum untuk menghindari efek yang buruk. Sirkulasi darah yang baik, kebersihan flora usus, terpeliharanya kuman komensal (kuman yang menguntungkan), kecukupan sel akan pemenuhan berbagai nutrisi yang dibutuhkan sel, kualitas jaringan pada usus dan tingkat kestabilan kekuatan pergerakan otot pada jaringan usus sangat mendukung  kesehatan usus, dari sini akan sangat mendukung terjaganya kesehatan secara menyeluruh.

 

2. Gejala Paralytic Ileus (Gangguan Usus Tergulung,Terlipat)

Gejala Usus yang tersumbat biasanya ditandai dengan berbagai gejala antara lain : kram perut, tidak bisa buang angin (flatus), mual, begah dan muntah. Jika disertai infeksi maka akan muncul demam dengan suhu tubuh bisa mencapai 39ᵒC sampai 40ᵒC yang sifatnya akut.

 

3. PENANGANAN PARALYTIC ILEUS (GANGGUAN USUS TERGULUNG/TERLIPAT) DENGAN KONSEP KARNUS

Pemeliharaan dan penanganan gangguan usus, saat ini sebagian besar adalah menggunakan obat-obatan penghambat asam, obat-obatan antibiotik, operasi dan pemenuhan berbagai vitamin serta mineral, baik yang sifatnya organik maupun anorganik.  Pada mereka yang mengaplikasikan cara ini  gejala-gejalanya akan bisa dihilangkan dengan cepat, namun ternyata lebih hal ini hanya berlangsung beberapa waktu saja, angka kekambuhannya  sangat tinggi. Pada periode tertentu kurang dari 2 tahun biasanya  penderitanya bisa mengalami sakit yang berulang, munculnya keluhan dispepsia adalah hal yang paling banyak dirasakan. Terkadang juga mengalami serangan kram perut yang berulang, dan juga beberapa diantaranya harus dilakukan operasi ulang dengan berbagai pengobatan.  Jika cara ini dilakukan terus-menerus, maka pada jangka panjang bisa  terjadi ketidak seimbangan flora usus, tidak terpenuhinya nutrisi sel pada jaringan usus dan  jaringan terkait serta kualitas kekuatan susunan jaringan usus yang tidak stabil akibat berbagai  penanganan tidak sesuai Algoritme kesehatan. Kondisi sel pada jaringan usus akan stabil jika semua sel, jaringan dan organ yang terkait semua terpenuhi kebutuhan nutrisi selnya secara baik. Kualitas kestabilan usus akan terjamin optimal jika kondisi lambung bisa berfungsi optimal, ditambah dengan pemenuhan ragam gizi makanan, kebersihan dan lain-lain.

Dalam pemeliharaan usus yang benar, sebaiknya diperhatikan prinsip-prinsip  pengembalian kesehatan sesuai dengan algoritme yang ditetapkan. Konsep Karnus adalah salah satu pilihan cerdas dalam menjaga kesehatan usus.

  • TAHAPAN STRATEGI PENCEGAHAN DENGAN KONSEP KARNUS :
  • Makan makanan yang bersih banyak lauk dan bervariasi
  • Makan dan minum tepat waktu dan berhenti makan sebelum kenyang
  • Lakukan pemeliharaan mukosa lambung dengan pemberian nutrisi yang mengandung pati resisten
  • Beri asupan nutrisi lambung dan organ usus dengan asam amino glisin, prolin, hidroksi prolin, dan arginin
  • Beri asupan nutrisi untuk menjaga sirkulasi darah dengan nutrisi yang mengandung antioksidan,tanin dan kolagen serta kaya vitamin.
  • Hindari penetralan asam lambung baik dengan obat maag maupun air alkali
  • TAHAPAN STRATEGI PENGOBATAN DENGAN KONSEP KARNUS
  • Hindari makanan dan obat yang memicu terjadinya iritasi pada usus dan lambung.
  • Makan dan minum rutin tepat waktu.
  • Rekonstruksi lambung dan usus dengan pemberian nutrisi yang mengandung
  • pati resisten untuk meningkatkan daya tahan mukosa lambung dan mukosa usus terhadap agresifitas HCl dari lambung dan mempercepat penyembuhan luka.mengandung asam amino glisin, prolin, hidroksi prolin, arginin, berbagai vitamin terutama vitamin B dan mineral.

  • Jika terpaksa, gunakan obat penetral asam lambung dan antibiotik untuk sementara waktu
  • Persiapkan langkah lain berupa tindakan operasi jika diperlukan. Rekonstruksi jaringan otot dinding lambung dengan pemberian nutrisi yang
  • Beri nutrisi yang mengandung antioksidan kuat, terutama yang mengandung tanin dan protein serta berbagai vitamin C,E dan berbagai mineral untuk memperkuat sistem imun tubuh dan mencegah sel abnormal.
  • Tanda kesembuhan apabila semua gejala sudah hilang
 

4. Langkah Terapan Konsep Karnus pada Kasus Paralytic Ileus

  • LANGKAH TERAPAN PENCEGAHAN PARALYTIC ILEUS DENGAN KONSEP KARNUS:

  • Pastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar harus sudah dimasak dengan air mendidih, cuci buah-buahan dan sayuran hingga benar-benar bersih dan higienis sebelum dimakan.
  • Menu makanan yang disiapkan dengan komposisi : karbohidrat 30%, Lauk pauk 40%, sayuran 15% buah-buahan 15%
  • Hindari makanan dan obat yang berpotensi menyebabkan gangguan luka usus.
  • Jaga fungsi lambung terjaga optimal dengan mengkonsumsi Nutrisi yang mengandung protein glisin, prolin, hidroksiprolin, arginin dan pati resisten serta cukup serat. Nutrisi ini terdapat di dalam produk Alga Gold Cereal yang cara penyajiannya sebagai berikut :
  • Seduh 1 sachet Alga Gold Cereal dengan air panas mendidih, biarkan hingga hangat dan mengendap, minum airnya saja tanpa ampas
  • Konsumsi sebanyak 1-2x sehari awal minum tanpa ampas sebagai penyesuaian.
  • Jika sudah merasakan nyaman, tingkatkan konsumsi Alga Gold Cereal bisa diminum bersamaan ampasnya sekaligus dan diminum 1-2x sehari.
  • Lakukan hal ini setiap hari Alga gold sebagai nutrisi pelengkap pangan fungsional.
  • Jaga kelancaran sirkulasi darah dan cegah gastrinoma, kanker usus besar dengan minum minuman yang mengandung antioksidan, vitamin C, ikatan kompleks hasil perpaduan antara kolagen+teh hijau. Produk ini terdapat di dalam  Alga Tea. Jika menggunakan Algatea maka Cara penyajiannya sebagai berikut :
  • Seduh 1 sachet Algatea dengan air hangat atau air dingin, aduk hingga rata
  • konsumsi sebanyak 1-2x sehari sesudah perut isi (makan) awal minum, jika perut terasa tidak nyamantanpa maka turunkan takaran pemberiannya menjadi ½ sachet per sajian.
  • Lakukan hal ini setiap hari selama kita menginginkan lambung kita terpelihara sehat.
  • Lengkapi penerapan Pola hidup sehat sesuai Konsep Karnus lainnya yaitu :
  • Makan dengan banyak lauk dan beraneka ragam
  • Berhenti makan sebelum kenyang
  • Usahakan aktifitas fisik rutin secukupnya
  • Jangan lupa berfikir positif dan selalu bersyukur 
  • LANGKAH TERAPAN PENGOBATAN PARALYTIC ILEUS DENGAN KONSEP KARNUS:
  • Perlunya pemberian obat antibiotik jika dicurigai adanya infeksi (konsultasi dengan dokter)
  • Hindari obat yang memperberat penyakit, ganti dengan obat yang berkhasiat sama namun yang lebih aman tidak menyebabkan luka pada saluran pencernaan
  • Pengaturan saat makan dan minum yang tepat, jangan makan atau minum jika kondisi peristaltik usus belum bekerja misal belum buang angin sesudah operasi, maka tunggu waktunya hingga buang angin dulu, baru makan.
  • Jika kondisinya parah, segera lakukan operasi setelah diputuskan melalui berbagai pemeriksaan keseahatan.
  • Rekonstruksi lambung dan usus dengan Nutrisi yang mengandung protein glisin, prolin, hidroksiprolin, arginin, pati resisten, vitamin dan mineral untuk mempercepat pemulihan jika saja ada kerusakan jaringan akibat infeksi atau kekurangan nutrisi untuk memperkuat otos dinding usus. Nutrisi ini terdapat di dalam produk Alga Gold Cereal. Jika menggunakan Alga gold Cereal maka cara aturan minumnya sebagai berikut :
  • Seduh 1 sachet Alga Gold Cereal dengan air panas mendidih, biarkan hingga hangat dan mengendap, minum airnya saja tanpa ampas
  • konsumsi sebanyak 2-3x sehari awal minum tanpa ampas sebagai penyesuaian.
  • Jika sudah merasakan nyaman, tingkatkan konsumsi Alga Gold Cereal, bisa diminum bersamaan ampasnya sekaligus diminum 2-3x sehari sebelum makan (perut kosong) secara rutin dan teratur selama 2-3 bulan.
  • Segera makan setelah perut terasa lapar, terutama setelah beberapa waktu mengkonsumsi Alga Gold Cereal.
  • Perbaiki kualitas kelancaran sirkulasi darah dan tekan Inisiator penyebab kanker dengan rutin minum minuman yang mengandung antioksidan, vitamin C, ikatan kompleks hasil perpaduan antara kolagen+teh hijau jika ditemukan adanya sel abnormal. Produk ini terdapat di dalam  Alga Tea. Jika menggunakan Algatea maka cara penyajiannya sebagai berikut :
  • Seduh 1 sachet Algatea dengan air hangat atau air dingin, aduk hingga rata
  • konsumsi sebanyak 1-3x sehari sesudah perut isi (makan) . Awal minum, jika perut terasa tidak nyaman maka turunkan takaran pemberiannya menjadi 1 sachet per sajian dimulai dari 1x sehari, jika sudah nyaman maka disarankan ditingkatkan  frekwensi pemberiannya menjadi 3-4x sehari..
  • Lakukan hal ini rutin dan disiplin setiap hari selama kurang lebih 2-3 bulan hingga kondisi lambung dan usus semakin membaik.
  • Lengkapi dengan penerapan Pola hidup sehat sesuai Konsep Karnus lainnya yaitu :
  • Makan dengan banyak lauk dan beraneka ragam
  • Berhenti makan sebelum kenyang
  • Usahakan aktifitas fisik rutin secukupnya
  • Rutin minum air setiap 2jam sekali, total 1,5 – 2 liter dalam sehari.
  • Jangan lupa berfikir positif dan selalu bersyukur
  • Hindari obat penetral asam lambung dan air alkali dalam jangka panjang.
  • Tanda kesembuhan adalah jika semua keluhan berkurang, makan lebih berselera, bisa buang angin dengan normal, BAB normal dan berat badan menuju proporsional dan bisa tidur nyenyak.