Artikel

Bahaya Merokok VS Senyawa Ikatan Kompleks

    Dibaca 228 kali Konsep Karnus Lambung Sakit lambung Diabetes Maag asam lambung GERD

Merokok telah menjadi salah satu kegiatan yang tidak hanya sekedar menghisap rokok tetapi juga bagi sebagian orang merupakan sumber inspirasi untuk memancing kreatifitas dan juga ajang untuk bisa lebih mudah bersosialisasi. Oleh karenanya tidak sedikit perokok yang acuh tak acuh terhadap bahaya yang bisa ditimbulkan rokok, baik dari segi kesehatan maupun lingkungan (polusi).

Pada tahun 2018 data dari WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa Indonesia menjadi negera dengan jumlah perokok terbanyak ketiga setelah China dan India. Realitanya banyak dari mereka (para perokok) mengaku merokok untuk menambah relasi bahkan tak sedikit yang merokok karena ingin terlihat keren karena adanya stigma bahwa merokok dapat menambah maskulinitas para pria.

Akan tetapi saat ini tidak hanya para pria yang mengisi data perokok aktif di Indonesia, kaum wanita-pun mulai banyak yang memilih untuk menjadi perokok aktif. Berbeda dengan pria yang mulai merokok karena merasa dapat meningkatkan kepercayaan diri, alasan awal wanita mulai merokok mayoritas karena ingin menghilangkan stress. Mereka mengaku dengan merokok pikiran mereka bisa menjadi lebih tenang.

Akibat adanya dampak positif yang mereka dapatkan dari merokok, banyak yang lupa akan bahaya jangka panjang yang juga bisa rokok timbulkan bagi kesehatan. Banyak sekali kasus-kasus penyakit kronis yang bersumber dari rokok, bahkan itu sudah terpampang nyata peringatannya di bungkus rokok konvensional. Hanya saja hal itu masih belum bisa membuat para perokok ini jera.

Sungguh, mengurangi angka perokok aktif di Indonesia sangatlah berat, semakin hari malah semakin banyak variasi usia perokok aktif. Anak-anak dibawah umur-pun tak sedikit yang mulai kecanduan rokok.

Oleh karena itu untuk membantu mengurangi resiko kematian akibat penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok baik itu perokok pasif atau aktif, perlu treatment khusus dengan rutin mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung antioksidan.

Salah satu bahan alam yang kaya akan antioksidan adalah Teh Hijau. Kandungan antioksidan yang tinggi pada Tannin mampu secara efektif menetralkan radikal bebas pada tubuh kita yang dihasilkan oleh asap rokok. Suatu penelitian menarik dan sangat inovatif terkait Teh Hijau menjelaskan bahwa teh hijau yang dikombinasikan dengan Hydrolized Collagen mampu membentuk Senyawa Ikatan Kompleks.

Berdasarkan penelitian dan percobaan berkali-kali dapat dibuktikan bahwa senyawa ikatan komplek ini teruji mampu untuk menghilangkan plak-plak yang menempel di Paru-Paru akibat zat-zat berbahaya yang ada di dalam rokok.

Mengonsumsi minuman dan makanan yang mengandung antioksidan tinggi dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak negatif rokok bagi kesehatan. Serta dapat secara signifikan mengurangi angka kematian akibat penyakit-penyakit kronisĀ  karena kecanduan rokok.

Stay healthy!

(By: Dicta)