Akhir akhir ini timbul polemik di media mainstream dan sosial media tentang vaksin. Kedua belah pihak sama sama punya argumen sehingga masyarakat mengalami kebingungan dan bisa memancing keresahan.

 

Faktanya bahwa hampir semua negara sudah mewajibkan vaksin ke seluruh warganya.

 

Fakta bahwa mutasi virus pada tubuh lemah yang divaksin juga sudah menjadi prediksi ilmiah para ahli.

Keributan tentang vaksin seharusnya sudah selesai dan sebaiknya kita menentukan langkah yang tepat untuk menghadapi pandemi ini.

 

Ini sudah menyangkut hidup dan mati kita

 

Pada saat tubuh kita ini diserang virus dan sistem imun kita lambat mengenali virus shg gagal membentuk IgG dalam 4 - 5 hari maka resiko terjadinya badai sitokin akan meningkat dan bisa berujung pada kematian.

 

Perang melawan infeksi virus covid-19 ini adalah perang tingkat sel yg tidak terlihat oleh mata kita

 

Perang ini bisa terjadi kepada saja termasuk diri kita, anak kita, istri kita, suami kita, orang tua kita, teman kita, team kerja kita, dimana pada saat terjadi badai sitokin, tidak ada yang bisa menolong kita selain sistem imun yg bekerja sesuai Algoritma Sang Pencipta dan kehendak Sang Pencipta apakah masih mau memberi waktu pada kita.

 

Berusaha mengembalikan metabolisme tubuh sesuai Algoritma Sang Pencipta adalah bentuk ikhtiar dan tawakal kita kepada-Nya

 

Metabolisme yg berjalan sesuai Algoritma Sang Pencipta akan membuat sistem imun kita bekerja optimal dan adaptif pd milyaran ancaman pathogen di sekeliling kita

 

Ayo kawan...

 

Kita merenung, berfikir dan bertindak berdasar ilmu

 

Science atau ilmu pengetahuan alam adalah ilmu membaca semua mahluk ciptaan Allah SWT, ilmu ini membaca sifat, bentuk sampai tingkah laku semua mahluk, dari mulai elektron, proton, atom, molekul, senyawa, virus, sel tunggal sampai mahluk multi sel seperti tumbuhan, hewan dan manusia.

 

Sekarang tugas berat bagi kita sbg Pendekar Nusantara untuk makin giat mensyiarkan tentang perbaikan sistem metabolisme yang wajib dimulai dari perbaikan lambung yang merupakan inti dari kajian Konsep Karnus

 

Selama ini skema pengobatan tidak ada yang berusaha mengembalikan fungsi lambung

 

Pemahaman mayoritas masyarakat adalah memusuhi asam lambung yang berakibat gangguan metabolis masal yang berujung pada pelemahan sistem imun masal

 

Ayo... kita putus rantai replika virus

 

Bagi yang akan vaksin, kita beri pemahaman untuk perbaikan lambung dan pastikan mempunyai donor elektron yang cukup sehingga  dalam 4 - 5 hari sistem imunnya berhasil membunuh 100% vaksin yang disuntikan dan terbentuk IgG. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya mutasi ditubuh yang lemah tersebut.

 

Bagi yang belum vaksin atau belum bersedia untuk vaksin, maka segera perbaiki dan rawat organ lambungnya serta siapkan donor elektron untuk membuat sistem imun kita tetap siaga dan adaptif

 

Oleh karena itu, segera pelajari Kajian Konsep Karnus dalam menghadapi infeksi virus.

Di sini

Kondisi saat ini adalah kondisi perang.

 

Semoga Allah SWT memberi  keselamatan kita utk melewati masa pandemi ini.

Aamiin.

 

 

Ilmu kesehatan adalah hak asasi bagi semua manusia utk mempelajarinya

 

Iwan Benny

Founder Konsep Karnus

6 Juli 2021

 

Untuk konsultasi lebih lanjut silakan menghubungi Health Advisor Konsep Karnus disini


Baca Juga