Sehebat apapun namanya mahluk, dia tidak akan mampu hidup apabila tidak mendapatkan makanan dalam jangka waktu tertentu. Manusia dan juga makluk lainnya kecuali mungkin malaikat, pasti membutuhkan makanan untuk melangsungkan kehidupannya. Samson, Hulk atau tokoh kuat lainnya pasti akan menjadi lemah bahkan mati apabila mereka tidak mengkonsumsi makanan yang baik dalam jangka waktu yang lama. Makanan yang baik adalah makanan yang mengandung keseimbangan zat gizi yang diperlukan oleh tubuh kita.

 

Gambar. Contoh Produk Nutrisi Makanan Baik

Makanan adalah salah satu bentuk Rahmat Tuhan Yang Maha Kasih Sayang. Dengan perantaraan makanan, maka kekurangan kita sebagai mahluk hidup menjadi tercukupi. Kita dapat kembali melanjutkan keberlangsungan hidup. Tuhan telah menciptakan berbagai macam jenis makanan yang sangat banyak, yang mana kesemuanya mengandung nutrisi yang berbeda-beda. Pastinya akan mengandung manfaat yang berbeda-beda pula. Bahkan dengan perantaraan makanan itu juga kita juga bisa mencicipi nikmat Tuhan lainnya yaitu rasa enak dan lezatnya suatu makanan.

 

Ada suatu kisah yang mungkin bisa menjadi pelajaran dan inspirasi bagi kita, cerita tentang Nabi Yunus AS. Cerita sebenarnya sangat panjang, namun kami menyingkatnya hanya pada bagian yang sesuai dengan topik kita saat ini.

 

“Nabi Yunus AS, merasa berputus asa dengan keadaan kaumnya yang tidak mau mengikuti nasehat-nasehatnya untuk beribadah kepada Sang Maha Pencipta, karena putus asa dan kurang sabar beliau pun pergi meninggalkan kaumnya tersebut.  Maka Tuhan pun memberi teguran kepada Nabi Yunus AS karena kekurangan sabarnya itu, Nabi Yunus AS di makan oleh Ikan Paus yang sangat besar. Berhari-hari beliau merasa tersiksa dan menderita di dalam perut ikan. Tidak meninggal namun merasakan kehidupan yang sangat susah. Tubuhnya mungkin remuk dan penuh luka. Sampai akhirnya Beliau pun tersadar dengan kekeliruannya, dan merasa menyesal dengan sikapnya yang kurang sabar terhadap umatnya. Singkat kata, Beliau pun berdoa dan memohon ampun kepada Sang Maha Pencipta. Atas kehendak Tuhan, Ikan paus pun memuntahkan nabi Yunus dari dalam perutnya di dekat suatu pantai.  Nabi Yunus begitu lemah dan penuh luka, tubuhnya sakit atau berpenyakit, berbagai organ di dalam tubuhnya mungkin sudah banyak yang tidak berfungsi secara normal karena beliau sudah lama tidak mendapatkan nutrisi makanan. Terjebak di dalam saluran pencernaan ikan Paus, bercampur dengan berbagai zat kimia maupun bakteri yang mungkin ada dalam perut ikan.  Di pantai itulah beliau menemukan sejenis buah-buahan dan kemudian memakannya. Atas izin Tuhan, badannya pun berangsur-angsur kembali menjadi baik dan sembuh. Sampai akhirnya Beliau kembali sehat dan kuat seperti sedia kala, melalui Rahmat Tuhan yang terkandung dalam makanan yang Beliau Makan tersebut.”.

 

Sebagian ulama  tafsir berpendapat bahwa buah atau tanaman yang dimakan Nabi Yunus adalah buah Tin, sebagian ulama yang lain berpendapat buah atau tanaman itu adalah sejenis labu-labuan. Tak masalah apakah itu buah Tin atau Labu, bagi kita yang penting adalah pelajarannya, bahwa selain untuk menghasilkan energi untuk hidup, ternyata dalam makanan tertentu terdapat berbagai nutrisi tertentu yang dapat berfungsi sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang kita derita. Makanan yang memiliki khasiat tertentu khususnya sebagai obat atau pemelihara kesehatan bisa digolongkan sebagai makanan fungsional atau nutraceutical dan akan kita bahas di bab berikutnya.


Baca Juga