Semua makhluk hidup akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran yang bersifat kuantitatif seperti bertambahnya berat badan dan tinggi badan, sedangkan perkembangan adalah proses menuju kedewasaan seperti gerak motorik, berubahnya emosi, cara berbicara dan kemampuan berpikir kritis.

Pertumbuhan dan perkembangan manusia terjadi ketika manusia masih dalam kandungan. Mulai dari janin, bayi kemudian tumbuh menjadi anak-anak, remaja hingga dewasa. Proses pertumbuhan ini akan terhenti pada saat telah dewasa namun proses perkembangan manusia akan terus berlanjut sepanjang kehidupan manusia.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Faktor tersebut merupakan hal yang penting dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Faktor pertumbuhan diantaranya adalah faktor genetik, makanan, tingkatan kesehatan, dan lainnya. Sedangkan perkembangan manusia dapat dipengaruhi oleh kegiatan keseharian, pengalaman, faktor lingkungan dan proses belajar dalam memahami sesuatu.

Makanan dikatakan sebagai salah satu faktor langsung yang mempengaruhi status gizi seseorang serta berkaitan dengan kualitas pertumbuhan dan perkembangan. Oleh karena itu, makanan yang kita konsumsi seharusnya kaya akan kandungan gizi. Makanan tersebut akan dicerna oleh sistem pencernaan. Dalam prosesnya, sistem saraf pencernaan akan bekerja sama dengan hormon dan enzim dalam mengatur kendali nafsu makan, proses pencernaan makanan, keseimbangan energi, kadar gula darah, dan lainnya. Makanan tercerna inilah yang akan mempengaruhi sistem pertumbuhan, menjadi modal bagi sistem pertahanan dan juga sistem gerak. Sehingga akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan dari janin, anak-anak, remaja, dewasa hingga tua.

Tahapan Kehidupan Manusia

        Semua makhluk hidup pasti akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupannya. Secara garis besar, pertumbuhan dan perkembangan manusia dimulai dari saat masih berada di dalam kandungan hingga tumbuh besar atau dewasa dan akhirnya menua.

  1. Janin

 

Tahap ini sering disebut sebagai tahap prenatal. Sesuai dengan namanya, tahapan pertumbuhan ini dimulai saat masih berada di dalam kandungan ibu. Saat proses pembuahan sel telur oleh sel sperma terjadi, maka saat itulah fase prenatal dimulai. Di dalam kandungan, organ-organ vital manusia mulai tumbuh dan berkembang. Bentuk awalnya adalah embrio yang kemudian akan bertumbuh dan berkembang menjadi calon bayi yang memiliki otak, mata, hidung, telinga, mulut, tangan, kaki dan organ tubuh lainnya. Tahap prenatal ini kurang lebih berlangsung selama sembilan bulan.

Dalam masa tumbuh kembang sampai siap dilahirkan ke alam dunia, maka manusia dalam tahapan ini mendapatkan suplai kehidupan dari ibu. Seorang ibu hamil harus mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan dalam kondisi sehat yang optimal sehingga dapat memberikan zat kehidupan dalam bentuk komponen siap serap oleh semua sel janin. Komponen yang dimaksud adalah zat makanan dalam bentuk monomer. Oleh karena itu, kondisi kesehatan ibu menjadi prioritas yang utama.

  1. Bayi

Pada tahap ini, tubuh janin sudah lengkap dan semua organ di dalam tubuhnya sudah bisa bekerja dan menyesuaikan dengan alam dunia. Pertumbuhan dan perkembangan tubuh bayi juga akan terus berjalan. Misalnya perlahan bayi akan mulai bisa merangkak atau berbicara. Oleh karena itu, lebih banyak energi yang digunakan untuk aktivitas pertumbuhan dan perkembangan pada tahap ini.

Untuk mendukung asupan energi yang lebih banyak tersebut, organ pencernaan bayi secara bertahap mulai berkembang dan semakin sempurna. Seiring dengan semakin sempurnanya organ pencernaan, maka akan ada perubahan zat makanan yang dikonsumsi oleh bayi. Mulai dari hanya ASI kemudian dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI). MPASI sendiri dimulai dengan makanan yang halus dan perlahan mulai mengonsumsi makanan kasar.

  1. Anak-Anak

Tahapan anak-anak umumnya terbagi menjadi masa anak-anak tahap awal dan tahap akhir. Tahap awal juga sering disebut sebagai tahapan prasekolah. Pada tahapan ini manusia akan belajar dan mengembangkan berbagai keterampilan secara mandiri. Selain itu, diperlukan peran aktif orang tua dalam mengajari cara berbahasa, bersosialisasi dan lain sebagainya. Pada tahap tengah dan akhir, manusia akan banyak belajar dan melatih keterampilan diri seperti menulis, membaca, menggambar dan lainnya.

  1. Dewasa

Masa dewasa pada manusia diawali dengan memasuki masa pubertas yaitu perempuan akan mengalami menstruasi dan laki-laki akan mengalami mimpi basah. Semua hal ini sangat wajar dan tentu pernah dialami setiap orang. Selain itu, manusia juga akan bertambah dewasa bukan hanya dari segi umur, melainkan pemikirannya. Mulai dari memikirkan pasangan, pekerjaan, keluarga dan lain sebagainya. Manusia akan menginjak fase dewasa akhir pada usia sekitar 60 tahun. Berbagai perubahan mulai dari rambut yang memutih, timbul kerut di wajah dan bagian tumbuh lainnya, serta penurunan fungsi tubuh.