Abstrak

Diabetes adalah kondisi kronis yang ditandai dengan kadar gula darah tinggi. Salah satu komplikasi serius dari diabetes tipe II adalah masalah pada sirkulasi darah dan kerusakan saraf, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan timbulnya luka, termasuk luka di punggung kaki. Tingginya kadar glukosa darah secara terus-menerus dapat merusak pembuluh darah kecil dan saraf (neuropati diabetes), sehingga mengurangi aliran darah dan menurunkan sensitivitas di area tersebut. Akibatnya, luka atau cedera kecil di punggung kaki besar kemungkinan tidak segera disadari oleh penderita diabetes dan dapat berkembang menjadi infeksi yang serius. Penyembuhan luka pada penderita diabetes juga menjadi lebih lambat karena kurangnya suplai darah yang membawa nutrisi dan oksigen yang diperlukan untuk proses penyembuhan.

Data klinis berikut ini merupakan data penderita diabetes disertai luka di bagian punggung kaki. Penerapan Konsep Karnus dijalankan selama kurang lebih 3 bulan dan telah berhasil menurunkan gula darah, HbA1c, dan parameter kesehatan lainnya yang dibuktikan dengan adanya hasil pemeriksaan mandiri hingga pemeriksaan laboratorium. Gula darah 2 Jam PP yang semula 135 mg/dL dan masih mengonsumsi obat turun menjadi 132 mg/dL tanpa konsumsi obat, HbA1c juga turun dari 7,8% menjadi 5,6%, dan keluhan-keluhan yang sebelumnya dirasakan juga berangsur-angsur hilang, termasuk luka di punggung kaki cepat mengering dan sembuh.

Kesimpulan dari data klinis ini adalah penerapan Konsep Karnus selama 3 bulan telah berhasil mengatasi masalah diabetes mulai dari penurunan gula darah dan HbA1c, tekanan darah cenderung normal, berkurangnya keluhan kesehatan, dan menurunnya dosis obat yang dikonsumsi. Meskipun masih memerlukan waktu untuk mencapai hasil yang lebih optimal, namun secara keseluruhan pasien merasa kondisi fisiknya jauh lebih baik dari sebelum memulai menerapkan Konsep Karnus. Pasien diharapkan tetap melanjutkan penerapan Konsep Karnus agar mendapat hasil yang lebih baik lagi. Konsep Karnus berhasil memberikan bukti, bukan hanya testimoni.

Download Data Kesembuhan:

Laporan Kasus Penyembuhan Diabetes Tipe II dan Luka di Kaki dengan Penerapan Konsep Karnus

 

Abstract

Diabetes is a chronic condition characterized by high blood sugar levels. One of the serious complications of type II diabetes is problems with blood circulation and nerve damage, which can ultimately result in wounds, including wounds on the back of the feet. Continuously high blood glucose levels can damage small blood vessels and nerves (diabetic neuropathy), thereby reducing blood flow and decreasing sensitivity in the area. As a result, a small wound or injury on the back of the foot is likely not immediately noticed by diabetes sufferers and can develop into a serious infection. Wound healing in diabetes sufferers is also slower due to lack of blood supply which carries the nutrients and oxygen needed for the healing process.

The following clinical data is data for diabetes sufferers with wounds on the back of the feet. The implementation of Konsep Karnus was carried out for approximately 3 months and has succeeded in reducing blood sugar, HbA1c and other health parameters as proven by the results of self check up and laboratory test. 2 Hour postprandial blood sugar which was originally 135 mg/dL and still taking medication drop to 132 mg/dL without taking medication, HbA1c also drop from 7.8% to 5.6%, and the complaints that were previously felt also gradually disappeared, including wounds on the back of the feet that quickly dried and healed.

The conclusion from this clinical data is that the application of Konsep Karnus for 3 months has succeeded in overcoming diabetes problems starting from reducing blood sugar and HbA1c, blood pressure tends to be normal, reduced health complaints, and reduced doses of medication consumed. Although it still takes time to achieve more optimal results, overall the patient feels that his physical condition is much better than before starting to apply the Konsep Karnus. Patients are expected to continue implementing the Konsep Karnus in order to get even better results. Konsep Karnus succeeded in providing evidence, not just testimony.

Download Recovery Data:

Laporan Kasus Penyembuhan Diabetes Tipe II dan Luka di Kaki dengan Penerapan Konsep Karnus